Gunungkidul, Voicejogja.com – Pagi di Pelabuhan Sadeng tak pernah benar-benar sepi. Dari perahu yang kembali hingga aktivitas nelayan yang terus bergerak, laut menjadi tumpuan hidup warga pesisir Gunungkidul. Di ruang inilah, upaya memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan Jogja mulai disusun bersama.
Melalui Forum Komunikasi Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, sinergi lintas pihak dibangun agar hasil laut tidak hanya melimpah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat koordinasi sektor perikanan dalam forum tersebut yang digelar di kawasan Pantai Sadeng, Selasa, 7 April 2026.
Langkah ini diarahkan untuk memastikan potensi sumber daya laut di wilayah selatan benar-benar terkelola dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi warga, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Sadeng sebagai Urat Nadi Ekonomi Pesisir
Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, hadir langsung dalam momentum Syawalan forum komunikasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Pelabuhan Sadeng memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat pesisir.
Menurutnya, aktivitas nelayan sejak dini hari bukan sekadar rutinitas, tetapi penggerak utama perputaran ekonomi lokal. Dari laut, kehidupan banyak keluarga di Gunungkidul bergantung dan tumbuh.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan melalui filosofi Jawa ngresiki ati lan nyambung paseduluran. Nilai ini menjadi landasan dalam memperkuat gotong royong di lingkungan pelabuhan.
“Semangat urip iku urup harus dirasakan dalam kerja keras nelayan demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat luas,” ujarnya.
Sinergi untuk Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Hery Sulistio Hermawan, menjelaskan bahwa forum komunikasi ini bertujuan menyatukan visi antara pelaku usaha dan aparat.
Menurutnya, kolaborasi ini penting agar hasil laut dari Sadeng tidak hanya terserap pasar, tetapi juga berkontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat lokal.
Langkah ini juga diarahkan untuk mendukung program makan gratis yang tengah dijalankan, sekaligus memperkuat rantai pasok agar perputaran ekonomi tetap berada di dalam wilayah Yogyakarta.
Arah Baru Pengelolaan Pelabuhan
Kerja sama lintas sektor ini diperkuat melalui nota kesepahaman bersama Badan Gizi Nasional. Fokusnya adalah meningkatkan taraf kesehatan masyarakat melalui konsumsi protein ikan.
Ke depan, pengelolaan Pelabuhan Sadeng diharapkan semakin profesional dan berkelanjutan. Arah ini sejalan dengan upaya menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu penopang utama kesejahteraan warga Jogja.
Dengan komunikasi yang terjaga dan suasana yang rukun, berbagai tantangan dalam pengelolaan sektor kelautan diharapkan dapat dihadapi bersama, sehingga manfaat laut selatan benar-benar kembali ke masyarakat yang menjaganya setiap hari. (Oi)
Sumber: Gunungkidulkab.go.id













