MANOKWARI, voicejogja.com – Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani mendorong umat Islam di Papua Barat menjadi penggerak pembangunan di Bumi Cenderawasih. Ajakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat menghadiri acara Halalbihalal yang diinisiasi Jamaah Umrah 2026 mitra Al Jasiyah Cabang Manokwari bertempat di Ponpes Salafiah Kampung Aimasi Distrik Prafi Kabupaten Manokwari Papua Barat, Minggu (5/4/2026) siang.
Di kesempatan itu, ia mengapresiasi panitia Halalbihalal yang mengundang dirinya. Menurutnya, tidak banyak komunitas Jamaah Umroh di Papua Barat yang menggelar Halalbihalal dengan menggandeng Pemprov untuk bertemu dan berdialog seperti siang ini.
“Doa kami, semoga perjalanan rohani ke tanah suci bisa berdampak positif bagi kegiatan spiritual dan para peserta bisa kembali ke tanah suci di lain kesempatan serta menjadi insan yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” ucap Mohammad Lakotani saat memberi sambutan.
Kepada media ini, Ketua Ikatan Keluarga Besar Yogyakarta (IKBY) Manokwari Muhammad Subagyo Sugiarto yang juga Agen Al Jasiyah Manokwari menjelaskan bahwa Al Jasiyah Manokwari merupakan penerima mandat resmi kegiatan wisata Rohani Pemerintah Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2024 dan 2025.
Menurutnya, bersama IKBY Manokwari dan Majelis Taklim Perindu Baitullah Manokwari yang juga majelis binaan dari Yayasan Alika Papua Bahagia (YAPB) Manokwari telah beberapa kali berkolaborasi dan bersinergi dalam kegiatan sosial keagamaan di Manokwari.

Selain itu, lanjut Subagyo, IKBY Manokwari juga berkolaborasi dengan Yayasan Alika Papua Bahagia (YAPB) Manokwari dalam kegiatan sosial lingkungan hidup maupun organisasi lain yang bergerak di bidang kepedulian lingkungan hidup dan pelestarian lingkungan hidup.
“Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka menyiasati keterbatasan anggaran yang dimiliki IKBY serta untuk menjaga eksistensi IKBY Manokwari tetap berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukannya sesuai dengan kemampuannya,” ujar Subagyo melalui pesan WhatsApp.
Masih beber Subagyo, hasil kolaborasi dengan Majelis Taklim Perindu Baitullah Manokwari dan telah diserahkan untuk dimanfaatkan bagi masyarakat umum adalah pembangunan 1 (satu) unit Musholla di Cunggrek, Kampung Katebu, Distrik Anday, Kabupaten Manokwari.
Lebih lanjut, juga direncakan akan dibangun 1 (satu) unit musholla di Sisir Nusantara Soribo yang diperkirakan akan mulai dibangun pada saat HUT Majelis Taklim Perindu Baitullah di tahun 2028. Rencana, musholla dibangun di atas sebidang lahan Hibah dari Pamerti Budaya Catur Sagatra Wilayah Manokwari. Hal itu, sesuai arahan dari Ketua Pamerti Budaya Catur Sagatra Pusat yang berkantor di Yogyakarta, agar Pamerti Budaya Catur Sagatra dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi Masyarakat.
Sebagai informasi, Halalbihalal yang dihadiri sekitar 300 peserta ini bertema “Membuka Hati untuk Silaturahmi, Menebar Maaf Menggapai Kesucian Diri”. Adapun Hikmah Halalbihalal diisi oleh pimpinan Ponpes Salafiah Aimasi KH Abdul Kholiq Bukhori. Serta doa disampaikan oleh KH. Abdul Basir Zuhri (Ponpes Darusallam Aimasi).
Turut mendampingi Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani di antaranya Ketua YAPB
Siti Muayah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Bondan Santoso, Kepala Bapenda M. Bachri Yasin, Kadis Kesehatan dr Alwan Rimosan. (Mbah M)
Editor : Mukhlisin Mustofa/Red













