Scroll untuk baca artikel
AgamaDaerahFavorite

Islamic Centre Bantul Diresmikan, Perkuat Pendidikan Umat

×

Islamic Centre Bantul Diresmikan, Perkuat Pendidikan Umat

Sebarkan artikel ini

Dari ruang belajar hingga pemberdayaan sosial, lahir simpul baru harapan warga Jetis

Islamic Centre Bantul diresmikan, memperkuat pendidikan umat dan pemberdayaan sosial di tengah tantangan generasi muda Jogja. foto: Bantulkab.go.id

Bantul, Voicejogja.com – Suasana pagi di Ketandan, Jetis, Bantul terasa lebih hangat saat Islamic Centre Yayasan Pendidikan dan Sosial Cendekia diresmikan. Bukan sekadar bangunan, tempat ini diharapkan menjadi ruang tumbuh pendidikan umat sekaligus penguat kehidupan sosial masyarakat. Di tengah tantangan zaman, hadirnya Islamic Centre Bantul membawa harapan baru bagi generasi muda Jogja.

Peresmian yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) di halaman PAUD IT Cendekia itu dihadiri Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta. Kehadirannya menegaskan bahwa langkah kecil dari masyarakat bisa menjadi bagian penting dari arah besar pembangunan daerah.

Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka, Pasokan Energi Terjaga

Ia menyampaikan apresiasi atas berdirinya Islamic Centre sebagai wujud nyata partisipasi warga dalam memperkuat pembangunan mental, spiritual, dan intelektual. Dalam konteks Bantul dan Yogyakarta, kolaborasi seperti ini menjadi penopang penting bagi masa depan yang berkelanjutan.

“Merupakan bukti nyata dari komitmen swadaya masyarakat dalam mendukung pembangunan mental, spiritual, dan intelektual di wilayah Kabupaten Bantul,” ujarnya.

Simpul Kolaborasi untuk Generasi Jogja

Menurut Aris, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran yayasan seperti Cendekia menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai akhlak. Di Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan, peran lembaga berbasis komunitas seperti ini semakin terasa relevansinya.

“Kehadiran yayasan seperti Cendekia ini adalah mitra strategis kami dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan landasan iman yang kokoh,” lanjutnya.

Lebih dari Bangunan, Menuju Pusat Peradaban

Harapan besar disematkan agar Islamic Centre tidak berhenti sebagai bangunan fisik semata. Lebih dari itu, tempat ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga sosial ekonomi masyarakat.

Di tengah arus digitalisasi yang kian cepat, ruang seperti ini dinilai penting sebagai benteng karakter generasi muda. Peran lain yang diharapkan tumbuh adalah kontribusi dalam pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di lingkungan sekitar.

“Islamic Centre ini juga harus mampu menjadi benteng karakter generasi muda di tengah arus digitalisasi yang masif,” tegas Aris.

Ruang Belajar yang Sudah Hidup

Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Cendekia, Dr. Mustafa, menjelaskan bahwa pembangunan Islamic Centre, termasuk masjid sebagai fasilitas utama, rampung dalam waktu satu tahun.

Sejak selesai dibangun, tempat ini langsung dimanfaatkan sebagai laboratorium pendidikan karakter. Aktivitas belajar sudah berjalan dari jenjang PAUD hingga SMP, menjadikan Islamic Centre bukan sekadar simbol, tetapi ruang hidup yang terus berdenyut.

“Masjid ini sudah dimanfaatkan untuk laboratorium pendidikan karakter generasi bangsa,” ujarnya.

Saat ini, Yayasan Cendekia mengelola 140 siswa PAUD, 176 siswa SD, dan 26 siswa SMP, dengan dukungan 60 tenaga pendidik dan kependidikan. Angka ini menunjukkan bagaimana ekosistem pendidikan yang dibangun mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Di tengah perubahan sosial yang cepat, kehadiran Islamic Centre Bantul menjadi pengingat bahwa masa depan Jogja tidak hanya dibangun lewat infrastruktur, tetapi juga melalui nilai, pendidikan, dan kekuatan komunitas yang tumbuh dari bawah.(Oi)

Sumber: bantulkab.go.id