Melalui monitoring penyaluran bantuan pangan, pemerintah daerah berupaya menjaga kepercayaan warga sekaligus memastikan setiap bantuan memiliki arti nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Penyaluran Bantuan Pangan Diawasi Langsung
Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kulon Progo bersama Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta Dinas Pertanian dan Pangan.

Peninjauan dilakukan di wilayah Wates, Triharjo, dan Bendungan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.
Baca Juga: Kulon Progo Genjot Perbaikan Jalan di 12 Kapanewon
Berdasarkan data lapangan, jumlah penerima bantuan pangan tercatat sebanyak 1.542 di Wates, 990 di Triharjo, dan 1.082 di Bendungan.
Bantuan untuk Ketahanan Pangan Warga
Setiap penerima bantuan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng Minyakita untuk alokasi Februari hingga Maret 2026.
Bantuan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kulon Progo pada 2026 mencapai 78.683 penerima, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 50.607 penerima.
Transparansi dan Validasi Data Diperketat
Penyaluran bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai dasar penetapan penerima.
Dalam prosesnya, setiap penerima atau perwakilan wajib membawa undangan, KTP asli, serta fotokopi Kartu Keluarga untuk verifikasi.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Kulon Progo Siap Beroperasi Juli
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Distribusi Berjalan Menyeluruh di Kulon Progo
Penyaluran bantuan pangan dijadwalkan berlangsung sepanjang April dan mencakup seluruh wilayah Kulon Progo.
Melalui monitoring dan evaluasi ini, distribusi diharapkan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. (Oi)












