Scroll untuk baca artikel
Berita UnggulanNasional

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Dampak Terasa di Jogja

×

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Dampak Terasa di Jogja

Sebarkan artikel ini

Kenaikan Pertamax Turbo dan Dex Series jadi perhatian warga

Harga BBM nonsubsidi naik, Pertamax Turbo dan Dex Series terdampak. Warga Jogja mulai merasakan efek pada biaya hidup dan usaha. ANTARA FOTO/Andri Saputra/Infopublik

Jakarta, Voicejogja.com – Papan harga di SPBU berubah, dan warga Jogja mulai menghitung ulang pengeluaran harian. Kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo dan Dex Series menghadirkan kekhawatiran baru, terutama bagi pelaku usaha dan pengguna kendaraan harian.

Di tengah kondisi ini, kepastian harga BBM subsidi tetap menjadi penyangga penting bagi sebagian besar masyarakat. Namun, dinamika energi global tetap terasa hingga ke ruang-ruang kehidupan warga.

Penyesuaian Harga BBM dan Dampaknya

PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi. Produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan, sementara BBM subsidi tetap dipertahankan.

Baca Juga: Harga BBM Tetap, Daya Beli Warga Terjaga

Penyesuaian ini mengacu pada formula harga dasar yang berlaku dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum, sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, harga Pertamax dan Pertamax Green masih berada pada posisi yang sama, menjadi alternatif bagi masyarakat yang tetap membutuhkan BBM berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Jogja dan Ketahanan Ekonomi Warga

Bagi Jogja, perubahan harga energi bukan sekadar angka. Ia berkaitan langsung dengan biaya transportasi, distribusi barang, hingga daya beli masyarakat.

Pelaku usaha kecil, pengemudi, hingga sektor pariwisata berpotensi merasakan efek berantai dari kenaikan ini. Di kota yang bertumpu pada mobilitas dan aktivitas ekonomi kreatif, stabilitas harga energi menjadi bagian penting dari keberlanjutan.

Namun, keputusan untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil memberikan ruang napas bagi masyarakat menengah ke bawah agar tetap bisa beraktivitas tanpa tekanan tambahan yang berlebihan.

Pemerintah Jaga Stok dan Stabilitas

Pemerintah memastikan bahwa stok energi nasional dalam kondisi aman. Ketersediaan ini menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika global.

“Insyaallah stok kita di atas standar minimum, baik itu solar, bensin, maupun LPG. Harga BBM subsidi tidak akan dinaikkan sampai akhir tahun,” ujar Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Pemkab Sleman Pastikan Gas dan BBM Aman

Langkah ini menjadi sinyal bahwa meskipun tekanan global masih ada, perlindungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas.

Antara Realitas Global dan Kehidupan Lokal

Kenaikan harga BBM nonsubsidi menunjukkan bagaimana peristiwa global dapat menjangkau kehidupan sehari-hari warga Jogja. Dari perjalanan kerja hingga biaya logistik usaha kecil, semuanya saling terhubung.

Di titik ini, ketahanan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga tentang kemampuan masyarakat beradaptasi dan menjaga keseimbangan ekonomi keluarga.

Jogja kembali dihadapkan pada satu hal yang tak pernah berubah: bertahan dengan bijak, sambil tetap bergerak maju. (Oi)

Sumber: Infopublik.id