Piala Thomas 2026, Voicejogja.com – Perjalanan panjang menuju Denmark bukan sekadar soal jarak, tapi tentang harapan yang ikut dibawa tim bulutangkis Indonesia. Di tengah persiapan menuju Piala Thomas 2026, muncul babak baru yang menandai regenerasi sekaligus ujian mental para pemain.
Nama besar Hendra Setiawan kini hadir dalam peran berbeda, sementara pasangan muda Sabar/Reza bersiap menapaki panggung yang lebih besar.
Hendra Setiawan Memulai Peran Baru
Tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan tiba di Horsens, Denmark, setelah bertolak dari Jakarta dan menjalani masa aklimatisasi sebelum bertanding pada 24 April hingga 3 Mei.
Di dalam tim, Hendra Setiawan tidak lagi turun sebagai pemain, melainkan mengemban peran sebagai pelatih.
“Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih kan harus nentuin,” ujar Hendra.
Ia mengakui peran ini menuntut pertimbangan lebih matang, mulai dari kondisi pemain hingga strategi menghadapi lawan.
Tantangan Membaca Permainan dari Sisi Berbeda
Pengalaman panjang sebagai pemain kini menjadi bekal baru bagi Hendra dalam menyusun strategi tim.
“Kalau saat jadi pemain kan langsung saja siap main. Kalau ini kan harus lihat kondisi pemainnya juga, terus lawannya siapa,” lanjutnya.
Meski tidak pernah membayangkan berada di posisi ini, Hendra menyebut kesempatan tersebut sebagai panggilan yang harus dijalani dengan kesiapan penuh.
“Ini juga buat pengalaman saya sebagai pelatih,” ucapnya.
Sabar/Reza Menatap Debut dengan Optimisme
Di sisi lain, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menyambut kesempatan tampil di Piala Thomas dengan antusias.
“Pastinya senang banget dikasih kesempatan bisa gabung di Piala Thomas,” kata Sabar.
Mereka berkomitmen memberikan kontribusi maksimal untuk tim Indonesia.
Baca Juga: Banyak Literasi Sejarah dan Budaya Jawa disini
Bekal Pengalaman dan Fokus Jadi Kunci
Reza menyebut pengalaman di SEA Games serta latihan intensif di pelatnas menjadi modal penting.
Namun, ia juga mengakui tekanan tampil di ajang besar seperti Piala Thomas tidak bisa dihindari.
“Ini adalah Piala Thomas pertama bagi kami jadi rasa tegangnya ada,” ujarnya.
Hendra pun terus mengingatkan pentingnya kesiapan dan fokus agar kesempatan ini tidak terlewat begitu saja. (Oi)
Sumber: Pbsi.id













