Yogyakarta, VoiceJogja.com – Menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/26, angin segar berembus dari tubuh PSIM Yogyakarta. Sejumlah pemain yang sempat menepi akibat cedera mulai kembali berlatih, membuka harapan baru bagi Laskar Mataram dan publik pendukungnya.
Suasana latihan PSIM Yogyakarta terasa berbeda jelang laga perdana putaran kedua kompetisi. Setelah beberapa pekan dibayangi daftar cedera, tim medis mulai mencatat perkembangan positif dari sejumlah pemain yang sebelumnya harus absen. Kondisi ini menjadi sinyal pemulihan kekuatan tim menjelang pekan ke-18 BRI Super League 2025/26.
Dokter tim PSIM, Hansel, menyampaikan bahwa beberapa pemain andalan sudah kembali mengikuti latihan reguler bersama tim. Salah satu yang paling dinanti adalah bek asal Jepang, Yusaku Yamadera.
Setelah menjalani masa pemulihan, Yusaku kini kembali bergabung dalam sesi latihan dan menunjukkan kebugaran yang hampir sepenuhnya pulih.
Perkembangan serupa juga ditunjukkan Harlan Suardi dan Andy Irfan. Keduanya merespons program pemulihan dengan baik dan bisa kembali berlatih lebih cepat dari perkiraan. Andy Irfan yang mengalami cedera relatif ringan sudah kembali berlatih penuh, sementara Harlan juga telah menyatu dengan sesi latihan tim.
Di sisi lain, tim medis masih memantau kondisi Dede Sapari dan Ghulam Fatkur Rahman. Keduanya sempat merasakan nyeri otot saat latihan dan kini menjalani program latihan di bawah pengawasan pelatih fisik.
Setelah menjalani istirahat dan fisioterapi, Dede Sapari sudah kembali mengikuti sesi latihan, meski dengan perhatian khusus pada kebugarannya.
Sementara itu, dua pemain asing PSIM, Anton Fase dan Donny Warmerdam, masih membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang. Keduanya dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit untuk memastikan kondisi tulang benar-benar pulih.
Tim medis merencanakan pemeriksaan rontgen ulang guna memastikan proses penyambungan tulang berjalan optimal dan cukup kuat untuk kembali ke intensitas pertandingan.
Secara keseluruhan, lima pemain telah mendapatkan lampu hijau untuk kembali berlatih bersama tim, sementara dua lainnya masih dalam tahap perawatan intensif. Situasi ini memberi ruang bagi PSIM untuk perlahan menata kembali kekuatan skuad setelah fase awal kompetisi yang cukup menguras fisik.
Adapun keputusan menurunkan para pemain tersebut dalam laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel.
Bagi publik Jogja, kembalinya para pemain ini bukan sekadar kabar medis, melainkan suntikan kepercayaan bahwa PSIM siap melanjutkan perjuangan dengan kondisi yang lebih utuh dan harapan yang kembali menyala.
sumber: Ileague.id













