Jakarta, Voicejogja.com – Akhir pekan sering jadi waktu jeda bagi banyak warga, termasuk di Jogja, untuk mencari ruang segar bersama komunitas. Active Fest hadir membawa semangat itu, menggabungkan gaya hidup sehat, kreativitas, dan kedekatan dengan pemain Timnas Indonesia.
Di tengah tren hidup aktif yang kian tumbuh, acara seperti ini menjadi ruang baru yang terasa relevan bagi generasi muda dan keluarga.
Aktivitas Ringan, Ruang Bertemu yang Terbuka
Active Fest digelar pada 25–26 April 2026 di Garuda Official Store Gelora Bung Karno. Kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa biaya masuk, memberi kesempatan siapa saja untuk terlibat tanpa batas.
Pengunjung dapat langsung datang ke lokasi atau melakukan registrasi untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Konsep yang sederhana ini menghadirkan suasana santai, namun tetap terarah.
Hari pertama akan dimulai dengan sesi totebag painting bersama Staweyi pada pukul 15.00 WIB. Malamnya, panggung hiburan diisi penampilan Diskopantera pada pukul 19.00 WIB.
Dari Zumba hingga Dialog dengan Pemain Timnas
Memasuki hari kedua, suasana akan dimulai sejak pagi melalui Zumba Class bersama Ilona Khoe pukul 07.00 WIB. Aktivitas ini menjadi simbol bahwa olahraga bisa hadir dalam bentuk yang ringan dan menyenangkan.
Setelahnya, pengunjung diajak lebih dekat dengan dunia sepak bola melalui talkshow bersama pemain Timnas Indonesia, yakni Shayne Pattynama, Yardan Yafi, dan Helsya Maeisyaroh pada pukul 08.30 WIB.
Interaksi langsung ini membuka ruang baru bagi penggemar untuk memahami perjalanan dan semangat para pemain, bukan hanya melihat mereka di lapangan.
Lebih dari Sekadar Event Hiburan
Selain aktivitas utama, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, mulai dari jersey player issue Timnas Indonesia, goodie bag, hingga merchandise resmi.
Namun lebih dari itu, Active Fest membawa pesan tentang pentingnya keseimbangan antara olahraga, kreativitas, dan kebersamaan.
Bagi warga Jogja, konsep seperti ini bukan hal asing. Kota ini tumbuh dengan komunitas yang kuat (dari olahraga, seni, hingga diskusi publik) yang saling terhubung dalam ruang-ruang sederhana.
Active Fest menjadi gambaran bagaimana sepak bola tidak hanya hidup di stadion, tetapi juga di ruang-ruang interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Penutup
Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, ruang seperti Active Fest mengingatkan bahwa kebersamaan, kesehatan, dan kreativitas bisa berjalan beriringan, menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih seimbang dan berkelanjutan.(Oi)
Sumber: pssi













