Sleman, Voicejogja.com – Sorot lampu Stadion Maguwoharjo akan menjadi saksi ujian mental Laskar Mataram. Di tengah lima laga tanpa kemenangan, harapan publik Jogja kini bertumpu pada tekad para pemain untuk mengubah arah musim.
Bek andalan PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera, menyatakan komitmennya membawa tim kembali ke jalur kemenangan pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 saat menghadapi PSBS Biak.
Optimisme di Tengah Persiapan Singkat
Yusaku mengakui waktu persiapan jelang pertandingan terbilang minim. Namun situasi itu tidak menyurutkan keyakinannya.
“Kami tidak punya banyak waktu untuk melakukan persiapan pertandingan nanti. Tapi kami telah mengadakan pertemuan dan kami tahu apa yang harus kami lakukan. Jadi kami siap untuk memenangkan pertandingan,” ujar pemain asal Jepang tersebut.
Musim ini, Yusaku telah tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.445 menit bermain. Perannya sebagai palang pintu lini belakang menjadi bagian penting dari stabilitas permainan PSIM.
Tekanan dan Peluang di Klaseman
PSIM saat ini berada di peringkat ke-8 dengan 33 poin. Kemenangan atas PSBS berpeluang mengangkat posisi Laskar Mataram dua strip lebih baik, melewati Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang telah mengoleksi 35 poin.
Momentum ini terasa penting, mengingat PSIM belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir, tiga kali imbang dan dua kali kalah.
Di sisi lain, PSBS Biak datang dengan motivasi menjauh dari zona merah. Mereka berada di posisi ke-15 dengan 18 poin, sama dengan Persijap di batas atas zona degradasi.
Waspadai Kebangkitan Lawan
Meski selisih posisi cukup jauh, PSIM tidak menganggap enteng lawan. Tekanan papan bawah sering kali melahirkan determinasi ekstra.
Bagi publik Jogja, pertandingan ini bukan sekadar angka di klasemen BRI Super League. Ia menyangkut kebanggaan, konsistensi, dan arah perjalanan PSIM di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Di Maguwoharjo, Jumat malam, tekad Yusaku Yamadera dan rekan-rekannya akan diuji. Apakah Laskar Mataram mampu menjawab harapan dan mengembalikan senyum suporter, atau justru harus kembali berjuang mengejar momentum, lapangan akan memberi jawaban.(Oi)
Sumber: Ileague.id














