Scroll untuk baca artikel
AgamaBeritaBudayaDaerahPeristiwaWisata

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Lepas Kirab Bregodo Sadranan Agung Wotgaleh

×

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Lepas Kirab Bregodo Sadranan Agung Wotgaleh

Sebarkan artikel ini

SLEMAN, voicejogja.com – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa secara simbolis melepas peserta Kirab Budaya Bregodo Purboyo untuk mengikuti rangkaian Sadranan Agung Wotgaleh. Pelepasan dilakukan di halaman Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Minggu (8/2/2026) pagi.

Tampak mendampingi pelepasan peserta Kirab Budaya dalam rangkaian Sadranan  Agung Wotgaleh. Di antaranya, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Ishadi Jazid, Panewu Berbah Djaka Sumarsono, dan Kapolsek Berbah AKP Dwi Daryanto, serta Danramil Berbah Kapten Inf Siswanto.

“Dengan bacaan Bismillah Kirab Budaya Sadranan Agung Wotgaleh diberangkatkan. Semoga lancar tidak ada halangan sampai tujuan,” Doa Danang Maharsa mengawali Kirab Budaya.

Suasana Regu Bregodo Purboyo usai tiba di komplek masjid Sulthoni Wotgaleh.

Bregodo Purboyo yang didominasi prajurit wanita dengan membawa busur panah serta menyandang anak panah di punggung. Dengan mengenakan baju lurik merah muda, celana sebatas lutut warna merah menyala, merupakan sebuah gambaran prajurit wanita perkasa dengan kemampuan senjata jarak jauh, namun tetap menampilkan sisi  kewanitaan dengan rias wajah yang menampilkan kecantikan paripurna.

Regu Bregodo mengawal uborampe upacara yang nantinya akan diserahkan kepada pengageng Abdi dalem di masjid Wotgaleh. Uborampe ditempatkan pada sebuah wadah Jodang dipikul empat prajurit pilihan.

Bregodo Purboyo dipimpin lurah prajurit berpakaian merah dengan menggenggam pedang panjang berkilauan, yang mendapatkan kepercayaan sebagai lurah prajurit Dukuh Klakah Sendangtirrto Suraya, didampingi prajurit pembawa  pataka panji atau klebet.

Penampilan anggota Regu Bregodo Purboyo yang didominasi wanita.

Di belakang Bregodo Purboyo pemimpin kirab menaiki kuda, yakni Lurah Sendangtirrto Amir Junawan dengan mengenakan pakaian kebesaran pemimpin prajurit Manggolo Yuda. Selanjutnya iring iringan kereta kuda dinaiki Wakil Bupati Sleman, panewu Berbah beserta kepala Dinas Kebudayaan Sleman. Pada kereta lain staf Kapanewon Berbah, lurah beserta pamong dari empat Kalurahan yang ada di wilayah Kapanewon Berbah.

Di belakang iring iringan kereta kuda, selanjutnya Bregodo pamong Kalurahan Sendangtirrto disambung di belakangnya 15 buah gunungan. Gunungan tersebut, berisi berbagai hasil pertanian, juga hasil perkebunan, sayur mayur merupakan simbol kesuburan wilayah Kapanewon Berbah. Gunungan yang disajikan, juga sebagai wujud syukur atas karunia kesehatan dan melimpahnya rezeki untuk masyarakat Berbah. Setiap gunungan dipikul 4 orang dan dikawawal puluhan prajurit  dengan mempergunakan pakaian adat Jawa.

Perjalanan Bregodo dan kirab gunungan dari halaman Kapanewon Berbah menuju  masjid Wotgaleh, menjadi tontonan yang menarik bagi  masyarakat Berbah. (Kus)

Editor : Mukhlisin Mustofa/Red