Scroll untuk baca artikel
DaerahEkonomiFavoritePemerintah

TMMD Bantul Rampung, Jalan dan Musala Payak Tengah Terbangun

×

TMMD Bantul Rampung, Jalan dan Musala Payak Tengah Terbangun

Sebarkan artikel ini

Gotong royong warga, TNI, dan Pemkab menguatkan akses dan kehidupan sosial desa.

Program TMMD Bantul 2026 rampung dengan pembangunan jalan cor blok dan rehabilitasi musala di Payak Tengah, memperkuat akses dan ekonomi desa. foto: Dok Bantulkab.go.id

Bantul, Voicejogja.com – Akses jalan yang lebih baik sering kali menjadi awal perubahan bagi sebuah desa. Di Payak Tengah, Bantul, pembangunan jalan melalui program TMMD Sengkuyung 2026 kini memberi harapan baru bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi setempat.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berjalan selama satu bulan itu resmi ditutup di Lapangan Piyungan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Rabu (11/3/2026). Hasilnya tidak hanya berupa infrastruktur, tetapi juga menguatkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

Infrastruktur Desa yang Semakin Terhubung

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantul, TNI, dan masyarakat, sejumlah pembangunan fisik berhasil diselesaikan.

Di antaranya adalah pembangunan cor blok jalan serta rehabilitasi musala yang menjadi ruang ibadah sekaligus tempat berkumpul warga.

Perbaikan jalan ini diharapkan memperlancar akses antarwilayah di sekitar Payak Tengah, sekaligus mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat desa.

Harapan Menjadi Penggerak Ekonomi Lokal

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji, berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap jalan yang telah dibangun melalui program TMMD ini dapat menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

Partisipasi Warga jadi Kunci Keberhasilan

Program TMMD Bantul tidak hanya menekankan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga.

Selama proses pembangunan, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang membuat program ini berjalan lancar.

Semangat kerja bersama antara warga, aparat TNI, dan pemerintah daerah menjadi gambaran nyata bagaimana pembangunan desa dapat tumbuh dari kolaborasi.

Jalan Dibangun Lebih Panjang dari Rencana

Dukuh Ngelosari, Pardiyono, yang mewakili masyarakat Payak menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD.

Menurutnya, pembangunan jalan cor blok yang awalnya direncanakan sepanjang 427 meter justru berhasil terealisasi hingga 541,7 meter.

“Dari rencana awal sepanjang 427 meter, realisasinya mencapai 541,7 meter,” ungkapnya.

Ia berharap jalan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga di Padukuhan Payak Tengah dan Padukuhan Ngelosari, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif di desa.

Hasil pembangunan melalui TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Bantul ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sekaligus dijaga keberlanjutannya agar manfaatnya terus dirasakan dalam kehidupan warga sehari-hari.(Oi)

Sumber: Dok Bantulkab.go.id