Scroll untuk baca artikel
FavoriteOlahragaPendidikanPeristiwa

Smakadano Run 2026, Dari Wonosari Menyemai Generasi Sehat dan Tangguh

×

Smakadano Run 2026, Dari Wonosari Menyemai Generasi Sehat dan Tangguh

Sebarkan artikel ini
Smakadano Run 2026 meriahkan HUT ke-51 SMK Negeri 2 Wonosari, ajak ribuan warga hidup sehat, pamer mobil listrik siswa, hingga rencana magang ke Jepang. foto: Dok Gunungkidulkab.go.id

Wonosari, VoiceJogja.com – Pagi di Wonosari bergerak bersama. Hampir dua ribu pelajar dan warga berlari menyusuri kota, merayakan ulang tahun ke-51 SMK Negeri 2 Wonosari dengan semangat hidup sehat dan kebersamaan. Smakadano Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi penanda komitmen sekolah dan daerah dalam menyiapkan generasi masa depan yang kuat secara fisik dan karakter.

Langkah-langkah berirama memenuhi ruas Kota Wonosari saat Smakadano Run 2026 digelar dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-51 SMK Negeri 2 Wonosari. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.998 peserta, terdiri dari pelajar dan masyarakat umum, yang berlari bersama dalam suasana meriah dan inklusif.

Kepala SMK Negeri 2 Wonosari, Ahmad Darmadi, menuturkan bahwa lari dipilih karena mudah diakses siapa pun dan dapat dilakukan kapan saja. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menanamkan kebiasaan hidup aktif sekaligus mendukung program “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, khususnya gemar berolahraga. Ia menekankan pentingnya mendorong generasi muda untuk tidak terjebak dalam pola hidup pasif, melainkan tumbuh sebagai pribadi yang sehat dan tangguh untuk belajar dan bekerja.

Foto: Dok Gunungkidulkab.go.id

Dukungan pemerintah daerah tampak nyata dengan kehadiran dan pembukaan acara oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi inisiatif SMK Negeri 2 Wonosari yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, aktivitas fisik tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga menanamkan sportivitas dan nilai kerja keras yang relevan bagi generasi muda Gunungkidul.

Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati, menegaskan pesan bahwa budaya hidup sehat merupakan fondasi menuju masyarakat yang produktif. Perayaan ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, Sekretaris Daerah, serta mitra industri dan pendidikan yang selama ini bersinergi dengan sekolah.

Perayaan ulang tahun ke-51 SMK Negeri 2 Wonosari tidak berhenti pada lari massal. Sekolah turut memamerkan inovasi teknologi berupa mobil listrik karya siswa, hasil kolaborasi jurusan otomotif dan pengelasan. Mobil tersebut bahkan diuji coba langsung oleh Kanjeng Wironegoro bersama Bupati Gunungkidul, yang memberikan apresiasi atas kualitas dan daya saing karya siswa.

Sebagai sekolah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), SMK Negeri 2 Wonosari juga membuka layanan unit usaha bagi masyarakat. Mulai dari servis dan cuci mobil, produksi menggunakan mesin CNC, hingga layanan fotografi dan video, semuanya dirancang agar sekolah hadir lebih dekat dengan kebutuhan publik sekaligus melatih kesiapan kerja siswa.

Ke depan, SMK Negeri 2 Wonosari memperluas langkah hingga tingkat internasional. Sekolah mengumumkan rencana pembukaan kelas khusus magang ke Jepang, melanjutkan capaian keberangkatan lebih dari 80 siswa untuk program serupa. Dari Wonosari, sekolah ini menegaskan arah pendidikan vokasi yang berakar pada kebutuhan lokal, namun berorientasi global.

Sumber: Gunungkidulkab.go.id