Scroll untuk baca artikel
PendidikanBerita UnggulanFavorite

SMA N 1 Temon Borong Juara FLS2N, Kado HUT ke-35

×

SMA N 1 Temon Borong Juara FLS2N, Kado HUT ke-35

Sebarkan artikel ini

Prestasi seni dan karakter jadi wajah masa depan pelajar Kulon Progo

SMA N 1 Temon borong juara FLS2N Kulon Progo, jadi kado HUT ke-35 dan bukti kekuatan karakter serta seni pelajar Jogja. Foto: Dok SMAN 1 Temon

Kulon Progo, Voicejogja.com – Di tengah perayaan hari jadi ke-35, SMA Negeri 1 Temon menghadirkan kabar yang menghangatkan. Prestasi siswa – siswi di ajang FLS2N menjadi bukti bahwa ruang kelas di Kulon Progo tak hanya melahirkan nilai akademik, tetapi juga karya dan karakter.

Bagi banyak keluarga di Kulon Progo, capaian ini terasa dekat: tentang anak-anak yang tumbuh percaya diri, berani tampil, dan membawa nama daerah lewat seni.

Prestasi yang Datang di Momen Istimewa

SMA Negeri 1 Temon mencatatkan hasil membanggakan dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kabupaten Kulon Progo. Sejumlah gelar juara diraih di berbagai cabang lomba.

Yehuda Altriksen Lay meraih juara pertama menyanyi solo. Tari kreasi yang dibawakan Muhamad Nabil Arsyat dan Fika Ramadhani juga menempati posisi teratas.

Di bidang lain, Arindya Hapsari meraih juara dua komik digital, sementara Aina Salsabila menempati juara tiga monolog.

Prestasi ini memperlihatkan kekuatan siswa tidak hanya di satu bidang, tetapi merata dari seni pertunjukan hingga kreativitas digital.

Foto: Dok SMAN 1 Temon

Karakter Jadi Fondasi Utama

Kepala SMA Negeri 1 Temon, Dra. Lestari Asih Partiwi, melihat capaian ini sebagai hasil dari proses panjang pembentukan karakter.

“Daya juang dan semangat tinggi yang ditunjukkan anak-anak menjadi indikator karakter yang baik. Sesuai visi sekolah kita, karakter yang kuat dan berlandaskan nilai luhur bangsa akan menjadi pondasi utama yang mendukung skill mereka di masa depan,” ungkapnya.

Nilai religius, unggul, dan berkarakter yang ditanamkan di sekolah menjadi landasan penting dalam membentuk generasi muda.

Seni, Identitas, dan Masa Depan Jogja

Di tengah arus perubahan, seni menjadi ruang penting bagi pelajar untuk mengenali diri dan budaya. Apa yang ditunjukkan siswa SMA N 1 Temon menjadi bagian dari wajah Jogja yang terus tumbuh melalui kreativitas anak muda.

Ajang seperti FLS2N bukan hanya kompetisi, tetapi ruang belajar untuk mengasah kepekaan, keberanian, dan ekspresi.

Bagi Kulon Progo, capaian ini memperkuat keyakinan bahwa potensi generasi muda bisa berkembang jika didukung lingkungan yang tepat.

Penutup

Prestasi yang hadir di momen ulang tahun ini bukan sekadar kebanggaan sesaat. Ia menjadi penanda bahwa pendidikan di Jogja terus bergerak, menyeimbangkan antara karakter, budaya, dan keterampilan.

Dari panggung seni yang sederhana, lahir harapan tentang generasi yang siap menjaga identitas sekaligus melangkah ke masa depan.(Oi)