Scroll untuk baca artikel
AgamaDaerahEkonomiFavoritePemerintah

Safari Jumat Kulon Progo di Masjid Al-Falaah, Marbot dan Warga Dhuafa Dapat Perlindungan Nyata

×

Safari Jumat Kulon Progo di Masjid Al-Falaah, Marbot dan Warga Dhuafa Dapat Perlindungan Nyata

Sebarkan artikel ini
Safari Jumat Pemkab Kulon Progo di Masjid Al-Falaah memperkuat perlindungan marbot, membantu dhuafa, dan mendorong kesejahteraan warga. Foto: Dok Kominfo Kilon Progo

Kulon Progo, VoiceJogja.com – Masjid tak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga simpul kepedulian sosial. Melalui Safari Jumat di Masjid Al-Falaah, Ngestiharjo, Kulon Progo menegaskan kehadiran negara lewat perlindungan marbot dan penguatan ekonomi warga yang paling rentan.

Safari Jumat kembali digelar Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan semangat mendekatkan layanan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Kali ini, Masjid Al-Falaah di Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates, menjadi tempat berlabuhnya ikhtiar sosial yang menyentuh penjaga masjid dan warga dhuafa.

Dua marbot Masjid Al-Falaah, Supriyadi dan Irham Sutoto, menerima kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun penuh. Bantuan ini menjadi penanda bahwa peran sosial marbot—yang kerap bekerja dalam keterbatasan—mendapat perhatian dan perlindungan yang layak.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulon Progo, Jazil Ambar, menegaskan bahwa jaminan sosial tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah bagi warga yang memiliki peran besar namun kondisi ekonominya terbatas. Perlindungan ini diharapkan mampu menjaga keluarga marbot dari risiko kerja yang tak terduga, sekaligus membuka akses beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka hingga perguruan tinggi.

Selain perlindungan sosial, dukungan juga mengalir untuk penguatan fasilitas ibadah. Pemkab Kulon Progo menyalurkan hibah Rp15 juta untuk pembangunan fisik Masjid Al-Falaah. Bantuan tersebut dilengkapi dukungan BAZNAS Kulon Progo sebesar Rp4 juta untuk operasional masjid. Total dana Rp19 juta diserahkan kepada takmir sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan keberlanjutan fungsi masjid bagi jamaah.

Foto: Dok Kominfo Kulon Progo

Perhatian Safari Jumat juga menyasar warga dhuafa. Sebanyak sembilan orang menerima santunan masing-masing Rp500 ribu. Menurut Jazil, bantuan ini dirancang bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan stimulan bagi warga yang memiliki potensi ekonomi agar dapat bergerak dan mandiri. Dorongan ini menjadi penting di tengah tantangan kemiskinan yang masih dihadapi Kulon Progo.

Safari Jumat diposisikan sebagai instrumen sosial yang lebih luas. Penguatan ekonomi keluarga dipandang berkelindan dengan upaya menekan angka stunting. Dengan mendorong tambahan penghasilan bagi warga berpotensi, kesejahteraan keluarga diharapkan meningkat secara berkelanjutan.

Ketua Takmir Masjid Al-Falaah, Mahmudi, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Dana tersebut akan diprioritaskan untuk kenyamanan jamaah, termasuk pemasangan atap seng di area wudhu agar lebih terlindung dari hujan serta perbaikan peralatan kerja marbot.

Kegiatan di Masjid Al-Falaah menjadi lokasi kedua dari rangkaian Safari Jumat tahun ini, setelah sebelumnya digelar di wilayah Glagah, Kapanewon Temon. Dengan total 35 lokasi yang direncanakan, Pemkab Kulon Progo berkomitmen melaksanakan Safari Jumat secara maraton, menjadikan masjid sebagai titik temu antara pelayanan publik, kepedulian sosial, dan penguatan kesejahteraan warga.

Sumber: Kominfo Kab Kulon Progo