Scroll untuk baca artikel
Berita UnggulanFavoriteOlahraga

Reva Adi Tegaskan PSIM Yogyakarta Datang ke Samarinda dengan Mental Siap Bertarung

×

Reva Adi Tegaskan PSIM Yogyakarta Datang ke Samarinda dengan Mental Siap Bertarung

Sebarkan artikel ini
Kapten PSIM Yogyakarta Reva Adi menegaskan kesiapan Laskar Mataram menghadapi Borneo FC di Samarinda dengan mental stabil dan optimisme tinggi. Foto: Dok Ileague

Samarinda, VoiceJogja.com – Langkah PSIM Yogyakarta menuju Samarinda membawa satu pesan tegas: tim ini tidak datang untuk sekadar hadir. Di tengah sorotan publik setelah hasil kurang ideal di laga sebelumnya, Laskar Mataram memilih bangkit dengan kesiapan mental dan keyakinan kolektif. Bagi warga Jogja, sikap ini adalah wujud tanggung jawab sebuah tim yang paham makna kepercayaan publik.

Kapten PSIM Yogyakarta, Reva Adi Utama, memastikan kesiapan timnya menjelang pertemuan dengan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Sore Ini, Minggu (1/02/2026), Evaluasi menyeluruh telah dilakukan, menjadi bekal penting setelah Laskar Mataram menelan kekalahan pada laga pembuka putaran kedua kompetisi BRI Super League musim ini.

Hasil di Stadion Sultan Agung, Bantul, memang meninggalkan catatan yang tidak ringan. Kekalahan dengan skor 0-3 dari Persebaya Surabaya menjadi pelajaran berharga yang segera direspons tim pelatih dan pemain. Reva menyebut, evaluasi tersebut menyentuh detail-detail krusial yang harus dibenahi agar performa tim kembali solid.

Sebagai pemimpin di lapangan, Reva menaruh keyakinan besar pada kemampuan tim menjalankan instruksi pelatih dengan lebih baik. Optimisme itu bukan tanpa dasar. Ia melihat kesiapan rekan-rekannya untuk tampil disiplin dan fokus, dengan harapan mampu membawa pulang poin dari Samarinda.

Kekalahan sebelumnya, menurut Reva, tidak membebani mental tim secara berlebihan. Kompetisi masih panjang dan ruang untuk memperbaiki posisi tetap terbuka. Sikap ini mencerminkan kematangan PSIM dalam memandang proses, sekaligus menjaga stabilitas motivasi di ruang ganti.

Di sektor pertahanan, Reva Adi tetap menjadi figur sentral. Bek kiri andalan ini telah tampil di 16 dari 18 pertandingan yang dijalani PSIM, dengan total 1.334 menit bermain.

Konsistensi tersebut menjadikannya bukan hanya pemimpin simbolik, tetapi juga penyangga utama keseimbangan tim di lapangan.

Bagi publik Yogyakarta, laga di Samarinda lebih dari sekadar upaya mencuri poin. Ini adalah tentang bagaimana PSIM menunjukkan daya juang, belajar dari proses, dan terus membawa nama kota dengan sikap dewasa serta penuh tanggung jawab.

Dalam ritme kompetisi yang padat, ketenangan dan kesiapan mental seperti ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan warga pada tim kebanggaan mereka.

sumber: Ileague.id