Yogyakarta, Voicejogja.com – Di tengah riuh teknologi digital, suara-suara dari radio komunikasi masih setia menjaga koneksi antarwarga. Dari ruang-ruang sederhana hingga pos relawan, frekuensi menjadi jembatan yang tak pernah benar-benar padam di Yogyakarta.
Menjelang Hari Kebangkitan Nasional 2026, Radio Antar Penduduk Indonesia Daerah 12 DIY (RAPIDA 12 DIY) menghadirkan Net Special sebagai ruang temu di udara. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa komunikasi bukan sekadar alat, tetapi bagian dari ketahanan sosial warga.
Menjaga Koneksi di Balik Frekuensi
Net Special akan berlangsung pada 10, 17, dan 20 Mei 2026, setiap pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Kegiatan ini menggunakan frekuensi kerja 142.040 MHz dengan input 143.540 MHz, dipandu oleh Net Control Station (NCS) Bary – JZ12GZZ.
Dukungan hadir dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Balmon Jogja, Palang Merah Indonesia, SAR DIY, hingga pemerintah daerah. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa radio komunikasi tetap memiliki peran strategis, terutama dalam situasi darurat dan koordinasi lapangan.
Ketua RAPIDA 12 DIY, Ir. KP. Nurdi Antoro, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas komunitas, tetapi bagian dari upaya menjaga semangat kebangkitan dalam konteks kekinian.
“Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi dan peningkatan keterampilan komunikasi radio antaranggota, sekaligus bentuk partisipasi aktif memperingati momen bersejarah nasional,” ujarnya.
Dari Silaturahmi ke Kesiapsiagaan
Di balik aktivitas check-in dan percakapan di udara, ada latihan kepekaan dan ketepatan komunikasi. Kemampuan ini kerap menjadi penentu saat terjadi bencana atau kondisi darurat, ketika jaringan lain tidak selalu bisa diandalkan.
Peserta yang terlibat akan mendapatkan e-piagam sebagai bentuk apresiasi. Panitia juga menyiapkan door prize utama berupa satu unit Handy Talky (HT), serta berbagai hadiah hiburan yang akan diundi pada puncak acara 20 Mei.
Namun lebih dari itu, kegiatan ini menghadirkan ruang belajar bersama—tentang disiplin komunikasi, solidaritas, dan kesiapan menghadapi situasi tak terduga.
Jogja dan Semangat yang Terus Menyala
Bagi Yogyakarta, radio komunikasi bukan sekadar teknologi lama. Ia adalah bagian dari ekosistem komunitas yang tumbuh bersama nilai gotong royong dan kepedulian.
Net Special Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi cara Jogja merawat ingatan kolektif, bahwa kebangkitan tidak selalu hadir dalam bentuk besar, tetapi juga lewat upaya kecil yang konsisten menjaga koneksi antarwarga.
Dari frekuensi ke frekuensi, Jogja terus berbicara, tentang kebersamaan, kesiapsiagaan, dan masa depan yang dibangun bersama(Oi)














