Bantul, VoiceJogja.com – Pergantian pejabat struktural di tingkat kapanewon bukan sekadar rotasi jabatan. Di Bantul, momen ini dibaca sebagai upaya menjaga kesinambungan pelayanan publik agar tetap dekat dengan denyut kebutuhan warga.
Pemerintah Kabupaten Bantul menindaklanjuti pelantikan pejabat struktural dengan menyelenggarakan Serah Terima Jabatan Panewu dan Pelantikan Ketua TP PKK Kapanewon. Prosesi ini berlangsung di Mandhala Sabha Madya, Kompleks Parasamya, Rabu (11/2/2026), dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta.
Pergantian kepemimpinan ini menyentuh tujuh kapanewon, yakni Srandakan, Sanden, Jetis, Piyungan, Kasihan, Sedayu, dan Dlingo. Perubahan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan daerah pasca pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bantul pada Jumat (6/2/2026).
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bantul, Fauzan Mu’arifin, dalam laporannya menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini dimaksudkan agar panewu beserta TP PKK Kapanewon dapat segera bekerja secara optimal di wilayah tugas masing-masing.
Kolaborasi dengan perangkat kapanewon dan masyarakat menjadi kunci untuk menjamin keberlanjutan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat sesuai visi dan misi Kabupaten Bantul.
Foto: Dok Bantulkab.go.id
Usai prosesi sertijab dan pelantikan TP PKK, Wakil Bupati Bantul menekankan bahwa pergantian jabatan tidak boleh berhenti pada seremoni. Menurut Aris, momen ini harus dimaknai sebagai titik sambung kepemimpinan yang bermuara pada peningkatan kualitas layanan publik.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para panewu yang telah mengabdi. Tantangan ke depan, kata Aris, menuntut figur pemimpin wilayah yang adaptif, responsif, dan mampu bekerja secara kolaboratif dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi serta mampu menggerakkan seluruh potensi wilayah untuk mewujudkan pelayanan kebebasan yang optimal dan pembangunan yang berkelanjutan,” pesan Aris dalam sambutannya.
Pesan serupa juga diarahkan kepada para Ketua TP PKK Kapanewon yang baru dilantik. Aris berharap TP PKK dapat semakin memainkan peran strategis sebagai mitra pemerintah, terutama dalam pemberdayaan keluarga.
Menurutnya, PKK memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendorong kesejahteraan masyarakat dari lapisan paling dasar.
Dalam acara tersebut, tercatat sembilan Ketua TP PKK Kapanewon yang dilantik, meliputi Srandakan, Sanden, Jetis, Piyungan, Kasihan, Sedayu, Dlingo, Pleret, dan Pundong.
Bagi warga Bantul, pergantian panewu dan penguatan peran TP PKK ini menjadi penanda bahwa pembangunan daerah tidak hanya digerakkan dari pusat pemerintahan, tetapi juga ditopang oleh kepemimpinan di tingkat akar. Dari kapanewon, arah pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan menemukan pijakan nyatanya.
sumber: Bantulkab.go.id














