Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahLifestylePemerintahPeristiwa

Pemkal Condongcatur Serahkan PMT Periode Maret 2026 Kepada 40 Penerima Manfaat

×

Pemkal Condongcatur Serahkan PMT Periode Maret 2026 Kepada 40 Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji dan perwakilan penerima PMT per Maret 2026 foto bersama.

SLEMAN, voicejogja.com – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyerahkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Periode Bulan Maret 2026 sebanyak 40 paket untuk Baduta (Balita Dibawah Dua Tahun) yang stunted, dan Bumil KEK (Kekurangan Energi Kronis) di wilayah Condongcatur bertempat di Pendopo Kalurahan Condongcatur, Jumat 13 Maret 2026.

Kegiatan ini diikuti 40 orang  Penerima Manfaat dihadiri PLKB Kapanewon Depok, KKB Condongcatur dan Ketua POKJA IV PKK Condongcatur.

Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam, selaku penanggungjawab bidang kegiatan menyampaikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita adalah program pemberian makanan bergizi dalam bentuk kudapan atau makanan lengkap yang aman dan bermutu untuk mencukupi kebutuhan gizi anak. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperbaiki status gizi dan mencegah stunting di Indonesia.

“Bantuan berupa bahan makanan ini diharapkan dapat mensupport gizi pada penerima manfaat. Hal ini merupakan bentuk kepedulian  Pemerintah Kalurahan Condongcatur dengan harapan dapat mencegah dan menanggulangi kasus stunting di Condongcatur,” ungkapnya.

Ketua Tim Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) Condongcatur, Tatik Sukarsih. Ia menjelaskan sebuah tim yang bertugas menurunkan angka stunting melalui edukasi gizi, pelatihan pengolahan bahan pangan lokal, dan penyediaan makanan bergizi bagi keluarga berisiko (ibu hamil, menyusui, balita). Tim Dashat  memberdayakan masyarakat, mempraktikkan masak menu sehat, serta meningkatkan pengetahuan pola makan seimbang.

“Beberapa kegiatan Tim Dashat Condongcatur di antaranya Pelatihan Pengolahan Makanan Lokal kepada kader dan keluarga cara mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan sehat, bergizi, dan ekonomis. Penyediaan makanan bergizi mengelola dan mendistribusikan makanan tambahan sehat untuk kelompok sasaran (ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita). Melakukan pendampingan gizi kepada keluarga berisiko stunting agar mampu menyajikan makanan sehat dan memberikan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) tentang pentingnya gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pencegahan stunting kepada masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap bantuan PMT dapat mendukung perbaikan status gizi keluarga, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang, serta menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting di wilayah Condongcatur secara berkelanjutan. (Wasana)

Editor : Mukhlisin Mustofa/Red