Kulon Progo, Voicejogja.com – Suasana Aula Adikarto, Kulon Progo, dipenuhi wajah antusias saat 100 kepala sekolah dan pejabat fungsional dilantik. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tapi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten.
Bagi warga dan keluarga pelajar, langkah ini menegaskan komitmen daerah terhadap mutu pendidikan dan pelayanan publik yang lebih profesional serta transparan.

Kepala Sekolah Kini Berperan Sebagai Manajer Pendidikan
Pelantikan mencakup 76 kepala sekolah, terdiri dari 64 Kepala SD dan 12 Kepala SMP, serta 22 pejabat administrator dan pengawas, plus 2 pejabat fungsional pengadaan barang/jasa dan pengawas urusan pemerintahan.
Bupati Agung Setyawan menekankan bahwa jabatan kepala sekolah kini bersifat full manajerial. Kepala sekolah bukan lagi guru dengan tugas tambahan, melainkan pemimpin yang bertanggung jawab penuh atas perencanaan program, pengelolaan SDM, sarana-prasarana, keuangan, hingga pengembangan mutu pembelajaran.
“Bapak dan Ibu harus menjadi pemimpin yang visioner dan inovatif,” tegas Agung, menekankan pentingnya kepemimpinan yang membawa dampak langsung bagi kualitas pendidikan.

Integritas dan Tata Kelola Pemerintahan
Selain pendidikan, Bupati menyoroti pentingnya integritas dalam birokrasi. Pejabat administrator, pengawas, dan fungsional diminta mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel, memanfaatkan sumber daya untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.
Pesan ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola pemerintahan berjalan seiring dengan peningkatan mutu pendidikan, menciptakan lingkungan kerja yang efisien dan berorientasi pada hasil nyata bagi warga Kulon Progo.

Harapan dan Dampak Bagi Kulon Progo
Dengan pengangkatan pejabat baru yang kompeten dan visioner, Bupati berharap muncul motor penggerak perubahan di tiap lembaga, sekolah, dan unit kerja. Upaya ini menandai langkah konkret menuju pemerintahan dan pendidikan yang lebih modern, profesional, dan berdampak langsung pada kualitas layanan publik.
Pelantikan ini sekaligus menjadi sinyal bagi masyarakat bahwa Kulon Progo menempatkan pendidikan sebagai prioritas strategis, membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.(Oi)
Sumber: Kominfo Kulon Progo














