Scroll untuk baca artikel
DaerahFavoritePemerintah

Merajut Sehat dari Hulu: Diskes DIY Menyatukan Langkah Promosi Kesehatan Lima Kabupaten/Kota

×

Merajut Sehat dari Hulu: Diskes DIY Menyatukan Langkah Promosi Kesehatan Lima Kabupaten/Kota

Sebarkan artikel ini
Diskes DIY menyatukan program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat lima kabupaten/kota agar lebih selaras dan berdampak bagi warga Jogja. foto: Dok Kulonprogokab.go.id

Kulon Progo, VoiceJogja.com – Pembangunan kesehatan tidak selalu dimulai dari ruang layanan, tetapi dari kesepahaman cara bekerja. Di awal tahun ini, Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta memilih menyatukan langkah promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya benar-benar terasa hingga tingkat warga.

Upaya menjaga kesehatan warga Jogja membutuhkan kerja yang rapi dan searah. Kesadaran inilah yang melandasi pertemuan lintas wilayah yang digelar Dinas Kesehatan DIY melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Bertempat di kawasan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, forum ini menjadi ruang temu awal tahun untuk menyelaraskan program Promkes dan Takelmas di seluruh kabupaten dan kota.

Tenaga promosi kesehatan serta staf Seksi Promkes dan Takelmas dari lima kabupaten/kota se-DIY hadir bersama. Pertemuan lintas wilayah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ikhtiar menyatukan perspektif agar program yang berjalan di lapangan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan.

Komitmen kolaborasi tampak dari kehadiran penuh tim Takelmas Kabupaten Kulon Progo. Partisipasi lengkap ini mencerminkan keseriusan daerah dalam memperkuat promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Pengarahan disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY, Endang. Ia menekankan bahwa keselarasan sejak tahap perencanaan menjadi kunci agar program Promkes dan Takelmas mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Sinkronisasi di awal tahun dipandang penting untuk memastikan langkah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota bergerak dalam irama yang sama.

Forum kemudian diisi dengan paparan capaian dari masing-masing kabupaten dan kota. Tidak hanya menampilkan hasil yang telah dicapai, setiap daerah juga menyampaikan tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi ini membuka ruang berbagi pengalaman sekaligus merumuskan langkah solusi yang telah dan akan ditempuh, baik di tingkat daerah maupun DIY secara keseluruhan.

Di sela pembahasan yang serius, suasana pertemuan dibuat lebih cair melalui permainan interaktif. Tawa dan keakraban mengalir di antara para peserta, menandai bahwa kolaborasi tidak hanya dibangun lewat data dan laporan, tetapi juga melalui hubungan antarmanusia yang hangat. Doorprize yang dibagikan menjadi pelengkap semangat kebersamaan tersebut.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kru baru yang bergabung di Seksi Promkes dan Takelmas masing-masing kabupaten/kota. Perkenalan ini menjadi langkah awal membangun tim yang solid, sekaligus memastikan regenerasi berjalan seiring dengan keberlanjutan program.

Sinkronisasi dan validasi program Promkes dan Takelmas merupakan agenda tahunan Dinas Kesehatan DIY. Melalui forum ini, diharapkan arah promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Jogja semakin terarah, selaras, dan efektif, dengan tetap berada dalam pembinaan dan koordinasi Dinas Kesehatan DIY sebagai pembina wilayah.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama, menjadi penanda kebersamaan sekaligus simbol tekad bersama untuk terus memperkuat kesehatan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari meja diskusi sederhana hingga dampak nyata di kampung-kampung, langkah kecil ini diharapkan memberi arti besar bagi kualitas hidup warga Jogja.

sumber: Kulonprogokab.go.id