Scroll untuk baca artikel
Berita UnggulanBisnisDaerahEkonomiNasionalPemerintahPeristiwa

Menkop RI bersama Bupati Sleman Launching Produk HIPMI DIY untuk KDKMP

×

Menkop RI bersama Bupati Sleman Launching Produk HIPMI DIY untuk KDKMP

Sebarkan artikel ini
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantoro beserta pengurus BPD HIPMI DIY dan stakeholder terkait foto bersama di KDKMP Tamanmartani Kalasan Sleman.

SLEMAN, voicejogja.com – Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya meluncurkan produk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY untuk Koperasi Desa Kalurahan Merah Putih (KDKMP) pada Sabtu (7/2/2026) di KDKMP Tamanmartani Kalasan Sleman.

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono mengatakan Sleman menjadi salah satu percontohan dan harus menjadi contoh pengelolaan KDKMP yang baik. Ia menegaskan Presiden RI ingin praktek sistem ekonomi di Indonesia menjadi ekonomi kerakyatan salah satunya melalui KDKMP.

“Sebagian produk yang dijual di KDKMP Tamanmartani merupakan hasil produksi UMKM dan wiraswasta yang tergabung dalam HIPMI DIY, ini sangat menarik,” ujar Ferry.

Ia juga berharap dengan adanya 5 KDKMP percontohan di Sleman dari 35 KDKMP di DIY harus terus didorong selain kuantitasnya namun juga kualitas kebermanfaatannya bagi masyarakat.

“KDKMP tidak hanya kuantitas tapi juga kualitas serta pelaksanaannya harus tepat. Koperasi harus menggunakan pendekatan yang relevan dan harus modern,” kata Ferry.

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantoro bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya secara simbolis menggunting pita untuk menandai peluncuran produk HIPMI DIY di Gerai Sembako KDKMP Tamanmartani Kalasan Sleman.

Selaras dengan itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan bahwa kunjungan Menkop RI ke Kabupaten Sleman merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat bagi keberlangsungan iklim koperasi di Sleman. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan HIPMI dalam meluncurkan produk inovasi pengusaha muda di KDKMP menjadi salah satu relevansi Koperasi di era modern.

“Saya berharap KDKMP Tamanmartani dapat terus berkembang menjadi koperasi yang modern, profesional, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan anggotanya. Koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Harda

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI DIY periode 2025–2028, Ekawati Rahayu Putri, mengatakan HIPMI berkomitmen untuk mendukung keberadaan KDKMP yang merupakan mitra strategis kebijakan pemerintah. Ia menyebut produk HIPMI DIY yang dijual di KDKMP antara lain sembako, seperti ayam potong, telur asin, roti, beras, minyak, dan gula. (Hps)

Editor : Mukhlisin Mustofa/Red