Scroll untuk baca artikel
DaerahBerita UnggulanFavorite

Jelang Lebaran, Penumpang Bandara YIA Tembus 12.953

×

Jelang Lebaran, Penumpang Bandara YIA Tembus 12.953

Sebarkan artikel ini

Mobilitas udara di Yogyakarta mulai meningkat seiring kebijakan Work From Anywhere dan arus mudik Lebaran 2026.

Penumpang Bandara YIA mencapai 12.953 jelang Lebaran 2026. Mobilitas meningkat seiring kebijakan WFA dan persiapan arus mudik foto: Cristanto/BKIP Kemenhub

Kulon Progo, Voicejogja.com – Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mulai terasa lebih padat menjelang musim mudik. Terminal keberangkatan dan kedatangan kembali dipenuhi aktivitas warga yang bersiap melakukan perjalanan lebih awal.

Menjelang Lebaran 2026, peningkatan mobilitas ini menjadi sinyal awal arus perjalanan masyarakat dari dan menuju Yogyakarta yang terus bergerak.

YIA Catat Ribuan Penumpang

Pemantauan yang dilakukan Kementerian Perhubungan menunjukkan peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara YIA Kulonprogo.

Pada Jumat, 13 Maret 2026, tercatat 94 pergerakan pesawat yang melayani 12.953 penumpang. Angka tersebut menjadi jumlah penerbangan tertinggi dalam pemantauan awal menjelang masa mudik.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Suharto, meninjau langsung operasional layanan di bandara untuk memastikan kesiapan fasilitas transportasi.

“Kami memastikan seluruh simpul transportasi siap melayani penumpang dengan standar keselamatan dan pelayanan yang baik, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang mudik,” ujarnya.

Ketepatan Waktu Penerbangan

Dari data operasional bandara, tingkat ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP) tercatat sekitar 72,3 persen.

Sebagian keterlambatan penerbangan dipengaruhi oleh faktor operasional maskapai.

Meski demikian, pelayanan bandara secara umum tetap berjalan normal dan fasilitas penumpang beroperasi sesuai standar layanan yang berlaku.

Pergerakan Penumpang Bus Ikut Meningkat

Peningkatan mobilitas juga terlihat di Terminal Tipe A Tidar Magelang yang melayani bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Data operasional menunjukkan jumlah penumpang kedatangan mencapai 2.185 orang, meningkat sekitar 72 persen dibanding hari sebelumnya.

Sementara itu, penumpang keberangkatan tercatat 2.286 orang, naik sekitar 63,17 persen dari hari sebelumnya yang mencapai 1.401 penumpang.

Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat mulai meningkat menjelang periode mudik.

Dampak Kebijakan Work From Anywhere

Lonjakan perjalanan diperkirakan berkaitan dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku 16 Maret 2026.

Sebagian masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal sebelum puncak arus mudik terjadi.

Meski aktivitas meningkat, kondisi operasional di terminal tetap terpantau kondusif dengan pengawasan rutin dari pengelola transportasi.

Dukungan Taruna Transportasi

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, pelayanan transportasi juga didukung oleh para taruna dari sekolah-sekolah di bawah Kementerian Perhubungan.

Para taruna membantu memberikan informasi kepada penumpang, mengatur alur layanan, serta mendukung operasional posko transportasi.

“Dengan dukungan taruna dan petugas di lapangan, pelayanan kepada masyarakat diharapkan bisa berjalan lebih optimal,” kata Suharto.

Kementerian Perhubungan juga mengingatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menggunakan layanan transportasi resmi, serta menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.(Oi)