SLEMAN, voicejogja.com – Guna mempererat tali silaturahmi dan sebagai wujud kepedulian terhadap warga, Pengurus RW 45 Padukuhan Kayen Condongcatur, Depok, Sleman rutin setiap tahunnya membagikan bingkisan/parcel lebaran. Tahun ini, kegiatan yang telah berjalan selama 16 tahun ini bingkisan dibagikan kepada 132 penerima, Minggu (15/3/2026).
Untuk memudahkan distribusi hingga ke rumah warga, pengurus RW 45 menggandeng Ikatan Muda Mudi Kayen RW 45 (IMAMIKA’45).
Bingkisan yang dibagikan kepada warga dengan berbasis data KK ini bersumber dari dana kas RW dan donatur.
Adapun tujuan pemberian bingkisan ini untuk berbagi kebahagiaan menjelang Idulfitri. Juga untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama
Ketua RW 45, Sukirman, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang telah dilakukan sejak 2010 yang lalu.
“Bingkisan ini sebagai “Tondo Tresno” atau ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik antara warga dan pengurus RW selama ini. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung dan semakin mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian di antara warga masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Sukirman menjelaskan bahwa paket bingkisan lebaran yang dibagikan kepada warga berjumlah 132 paket senilai Rp. 150.000/paket berisi Sirup, minyak goreng, gula pasir, roti kaleng, kecap, saus, mie instan, kopi dan susu sachet, Permen serta camilan. Bingkisan sembako ini dikelola oleh ibu-ibu pengurus RT/RW.

Bendahara RW 45, Darisman mengatakan bahwa prinsip pengelolaan kas RW adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga demi kemajuan, kebersamaan dan kesejahteraan warga. Bendahara RW pada pertemuan rutin warga setiap malam Selasa Kliwon selalu melaporkan pemasukan dan pengeluaran kas RW dan 6 bulan sekali membuat laporan secara tertulis lalu lintas kas RW yang diedarkan kepada seluruh warga sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab pengurus kepada warga.
“Untuk sumber pemasukan Kas RW paling banyak dari jimpitan (iuran) uang ronda yang diperoleh setiap malamnya dan uang pembangunan. Dari kas RW yang dikelola dengan manajemen terbuka tersebut pengurus dapat menggunakannya untuk pemeliharaan aset, pembangunan sarana dan prasarana RW, belanja aset inventaris seperti kursi, tikar dan barang pecah belah lainya, untuk dana sosial ketika ada warga yang sakit atau meninggal dunia dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat ikatan sosial di lingkungan RW 45 Padukuhan Kayen Condongcatur.
Selain itu, lanjut Darisman, kegiatan serupa juga diharapkan menjadi inspirasi bagi RW lain atau wilayah lainnya untuk melakukan hal serupa sebagai bentuk apresiasi dan berbagi kepada warganya.
“Di RW 45 Kayen sendiri setiap 2 Syawal juga dilaksanakan Syawalan bersama warga. Untuk tempat rutin di depan Pos Ronda. Dan pelaksanaannya pagi sehingga semua anggota keluarga dari balita hingga lansia bisa hadir,” pungkas Darisman. (Wasana)
Editor : Mukhlisin Mustofa/Red














