Scroll untuk baca artikel
Berita UnggulanDaerahEkonomiKulinerPemerintah

H-2 Lebaran, Pedagang Selongsong Ketupat Banjiri Pasar Kolombo Condongcatur

×

H-2 Lebaran, Pedagang Selongsong Ketupat Banjiri Pasar Kolombo Condongcatur

Sebarkan artikel ini
Puluhan pengrajin selongsong ketupat tampak sedang merangkai selongsong ketupat di sela tidak melayani pembeli.

SLEMAN, voicejogja.com – Pada H-2 menjelang Idulfitri 1447 Hijriah Pasar Kolombo Condongcatur kebanjiran pedagang selongsong ketupat. Para pedagang selain menjual selongsong ketupat juga menyediakan ketupat siap saji.

Dari pantauan awak media, Kamis (19/3/2026) pagi, Pasar Kolombo yang terletak di Jl. Kaliurang Km 7 ini mulai dipadati pedagang selongsong ketupat yang mangkal di seputaran Pasar Kolombo.

Baca Juga : Income Tambahan Bagi Pemula

Di Pasar Kolombo sendiri, pedagang tiban selongsong ketupat selain hadir menjelang Idulfitri juga muncul menjelang Iduladha. Mereka datang dari berbagai daerah yang mengais rejeki di sekitar Pasar Kolombo. Bahkan ada sebagian pengrajin selongsong ketupat yang rela menginap di Pasar Kolombo sejak H-4 Lebaran.

Pembeli tampak berburu selongsong ketupat di Pasar Kolombo Condongcatur.

Dari informasi yang dihimpun, penjual selongsong ketupat berasal dari wilayah Pakem, Godean, Berbah dan Prambanan. Juga terdapat asal Manisrenggo Klaten dan Magelang.

Selongsong ketupat ditawarkan mulai harga Rp1000 hingga Rp1500/pcs. Jika menghendaki ukuran yang lebih besar, harga sesuai kesepakatan. Ada pun ketupat yang sudah matang dibandrol Rp2500 hingga Rp3000/pcs.

Salah satu penjual selongsong ketupat dari Klidon Ngaglik Sleman, Koidin, mengaku mendapat keuntungan lumayan setiap membuat dan menjual selongsong ketupat menjelang Lebaran. Kerja musiman menjelang Idulfitri sudah dijalani dalam 10 tahun terakhir.

“Ketupat sudah turun-temurun menjadi makanan khas Lebaran, sehingga menjadi rejeki musiman,” kata Koidin.

Suasana antrian pembeli di lapak daging Pasar Kolombo.

Daging Sapi Tembus 160 Ribu

Selain selongsong ketupat, bahan kebutuhan Lebaran yang banyak dibeli masyarakat adalah bumbu giling dan daging. Di lapak daging, warga rela antri untuk membeli bumbu giling dan daging sapi maupun ayam.

Salah satu pembeli Ibu Suyatini mengaku tidak keberatan jika harus rela antri untuk mendapatkan daging sapi segar daripada tidak kebagian.

“Daging Sapi mengalami kenaikkan dari harga sebelumnya Rp150 ribu dan hari dijual Rp160 ribu/Kg. Yah wajar tidak wajar, kan hari ini banyak yang mencari,” ujar Suyatini yang juga Warga Sengkan Joho Condongcatur.

Sementara itu Harsono salah satu petugas Keamanan Pasar Kolombo terus memberikan imbauan melalui pengeras suara agar pengunjung pasar dapat menjaga barang belanjaan dan barang berharga lainnya.

Selain himbauan dari pengeras suara, untuk memastikan pengunjung pasar lebih nyaman, petugas keamanan pasar juga melakukan Patroli rutin serta melakukan pemantauan melalui CCTV yang ditempatkan dibeberapa titik strategis pasar Kolombo. (Mbah M/Wasana)

Editor : Mukhlisin Mustofa/Red