Scroll untuk baca artikel
FavoriteOlahraga

Fahreza Sudin Siap Beri Kontribusi untuk PSIM

×

Fahreza Sudin Siap Beri Kontribusi untuk PSIM

Sebarkan artikel ini

Laga malam di Bantul jadi momentum kebangkitan Laskar Mataram.

Fahreza Sudin siap beri kontribusi terbaik untuk PSIM saat laga malam lawan Bali United di Bantul. foto: Dok Ileague.id

Bantul, VoiceJogja.com – Lampu Stadion Sultan Agung kembali menjadi saksi harapan publik Jogja. Di tengah suasana Ramadan, PSIM Yogyakarta bersiap menjalani laga kandang malam hari yang terasa berbeda bagi pemain dan suporter.

Bagi gelandang serang Fahreza Sudin, pertandingan ini bukan sekadar pekan ke-22 BRI Super League 2025/26. Ia menjadi kesempatan untuk kembali memberi kontribusi terbaik demi menjaga asa PSIM di papan atas.

Siap Tampil di Laga Malam

Fahreza Sudin menatap laga melawan Bali United FC dengan motivasi tinggi. Pertandingan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2) malam menjadi laga kandang malam perdana PSIM musim ini.

Sebelumnya, seluruh laga home musim 2025/26 digelar pada sore hari. Adaptasi pun telah dilakukan tim.

“Persiapan sudah kita lakukan dengan menjalani latihan. Kita juga sudah berlatih untuk pertandingan malam hari,” kata Fahreza.

Bagi pemain kelahiran Ternate berusia 25 tahun itu, pengalaman baru ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan konsistensi.

Konsistensi dan Kepercayaan Pelatih

Musim ini, Fahreza menjadi salah satu pemain lokal yang banyak mendapat menit bermain. Dari 21 pertandingan yang telah dijalani PSIM, ia tampil dalam 19 laga.

Total 1.308 menit bermain telah dicatatkannya, disertai dua gol dan tiga assist. Kontribusi itu menjadi bagian penting dalam perjalanan tim musim ini.

“Saya banyak mendapatkan kesempatan bermain mungkin karena pelatih melihat saya dalam momen latihan. Dan saya coba memberikan kontribusi terbaik tiap momen yang diberikan pelatih,” jelasnya.

Kepercayaan pelatih menjadi modal, namun konsistensi tetap menjadi kunci di tengah kompetisi yang ketat.

Momentum Bangkit untuk Jogja

PSIM saat ini berada di peringkat ke-7 dengan 32 poin, terpaut tiga poin dari Persita di posisi ke-6 yang telah mengoleksi 35 poin.

Empat laga putaran kedua tanpa kemenangan (dua kekalahan dan dua hasil imbang) menjadi catatan yang ingin segera diperbaiki.

Bagi warga Jogja, pertandingan ini bukan sekadar soal angka klasemen. Ia tentang semangat bangkit dan daya juang Laskar Mataram yang selalu menjadi identitas klub kebanggaan kota ini.

Di bawah cahaya stadion dan doa suporter, Fahreza Sudin membawa satu tekad sederhana: memberi kontribusi terbaik setiap kali dipercaya turun ke lapangan.

Ramadan menjadi pengingat bahwa kerja keras dan ketekunan selalu memiliki tempat dalam perjalanan panjang menuju hasil yang lebih baik—baik bagi pemain, maupun bagi Jogja yang terus setia mendukungnya. (Oi)

Sumber: Ileague.id