SLEMAN, voicejogja.com – Untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola dan pengawas Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Makmur Mandiri Sendangtirto, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) DIY menggelar Pembinaan BUMKal Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat Kalurahan Sendangtirto, Kamis (30/4/2026).
Hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD DIY Rahayu Widi Nuryani, Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Ahli Muda DPMKKPS DIY, Setyo Warjiyana, Lurah Sendangtirto Amir Junawan, Ketua BPKal Sendangtirto Saryanto, serta Pamong Kalurahan Sendangtirto.
Anggota DPRD DIY Rahayu Widi Nuryani, mendorong agar berbagai potensi yang ada di Sendangtirto digali lebih jauh sehingga BUMKal yang ada terkerek naik kelas.
“BUMKal idealnya menjadi konsolidator, bukan kompetitor bidang usaha yang digeluti masyarakat. Apalagi dikelola dengan tujuan untuk mematikan usahanya,” ucap Rahayu yang menyampaikan materi bertema Jalan Ninja BUMKal Naik Kelas : Bagaimana DPRD DIY Hadir sebagai Mekanik & Sponsor untuk Ekonomi Kalurahan Anda.
Di kesempatan itu, Ia juga berjanji akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang berkait dengan penguatan kapasitas dan kelancaran dalam berjejaring dengan stakeholder terkait.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) DIY, KPH Yudhanegara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ahli Muda Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) DPMKKPS DIY, Setyo Warjiyana.
Di sambutan itu, KPH. Yudhanegara menekankan agar melalui program pembinaan BUMKal 2026 di Sendangtirto khususnya mampu melahirkan SDM yang semakin profesional.
“Kami berharap pengelolaan BUMKal di Sendangtirto menjadi lokomotif penggerak ekonomi mssyarakat. Yang tidak hanya menambah PAD kalurahan namun juga menghadirkan kesejahteraan,” kata Yudhanegara.
“Melalui forum ini, kami juga berpesan agar BUMKal dapat dikelola dengan proporsional, transparan dan akuntabel, sehinga tidak hanya menuai kepercayaan dari masyarakat, namun juga memanen prestasi dan apresiasi,” sambung dan tandas Yudhanegara.
Senior Konsultan BUMDES.ID, Widodo Prasetyo Utomo, dalam berbaginya yang mengusung tema Strategi Pengembangan Jejaring Usaha BUMKal Berbasis Potensi Kalurahan. Dia menegaskan agar pengelola BUMKal Makmur Mandiri Sendangtirto memaksimalkan bentang alam, ekonomi, sosial serta bentang SDM yang dimiliki Sendangtirto.
“Kami yakin BUMKal Makmur Mandiri Sendangtirto lahir secara normatif, dibentuk dan dikeloa karena berbasis kebutuhan masyarakat. Bukan karena formalitas dan ikut-ikutan dengan tren kalurahan lain,” ungkap Widodo.

Selanjutnya, tema Penggunaan Platform Digital untuk Perluasan Jaringan Pemasaran Usaha BUMKal disampaikan Naimun Untsi dari PT. Stechoq Robotik Indonesia.
Kepada peserta Pembinaan BUMKal 2026, Ia menekankan agar BUMKal Makmur Mandiri mempunyai website resmi sendiri.
“Sudah kami cek di website Kalurahan Sendangtirto, isinya yang mengupas tentang kiprah BUMKal Makmur Mandiri belum ada,” kata Naimun.
Pihaknya juga mendorong agar kedepan setiap destinasi wisata yang ada memiliki website resminya masing-masing, sehingga calon pengunjung dari luar Sendangtirto bisa tahu.
“Hari ini kan anak muda suka yang viral, nah Medsos seperti TikTok, IG, Twiter, You Tube dan kanal-kanal yang lain juga harus ada,” kata Naimun Untsi. (Mbah M)
Editor : Mukhlisin Mustofa/Red














