Scroll untuk baca artikel
AgamaBeritaDaerahPendidikan

Beasiswa dan Hadiah Serta Kelengkapan Fasilitas Belajar, Jadi Cara TPA Al Mujahidin Menjaga Eksistensi Ratusan Santri

×

Beasiswa dan Hadiah Serta Kelengkapan Fasilitas Belajar, Jadi Cara TPA Al Mujahidin Menjaga Eksistensi Ratusan Santri

Sebarkan artikel ini
Ratusan santri TPA Al Mujahidin Karangasem Condongcatur Depok Sleman bersiap nonton bareng program spesial Ramadan

SLEMAN, voicejogja.com – Jika dibuat klaster ratusan santri yang belajar di TPA Al Mujahidin Karangasem Kalurahan Condongcatur Kapanewon Depok terbagi menjadi tiga kelompok, yakni anak-anak, remaja dan dewasa. Selama bulan Ramadan ketiganya kompak belajar Al Quran dengan dinamika yang berbeda.

Bagi santri anak-anak dari keluarga kurang mampu hingga yatim-piatu, TPA Al Mujahidin menyediakan beasiswa atau SPP gratis.

Sementara untuk santri remaja, TPA Al Mujahidin melengkapi fasilitas meja belajar lipat atau portable, sehingga para santri remaja lebih nyaman untuk belajar dan tadarus Al Quran.

Untuk memotivasi santri dewasa TPA Al Mujahidin memberikan apresiasi atau hadiah kepada santri terbaik 1, 2 dan 3 di kelasnya.

Direktur TPA Al Mujahidin Karangasem, Suyitno menjelaskan di lembaganya terdapat 5 kelas santri dewasa. Ia merinci, santri dewasa bapak-bapak ada 12 orang. Sementara dewasa putri atau ibu-ibu ada 30 orang.

“Santri dewasa cukup beragam, dari total 42 orang, sebagian telah mampu membaca Al Quran dan sebagiannya masih proses jilid qiroati,” jelas Suyitno.

“Santri dewasa laki-laki didampingi 2 pengajar, dan untuk santri dewasa putri dengan 3 pendamping,” lanjut Suyitno.

Masih beber Suyitno, untuk pekerjaan santri dewasa putri mayoritas ibu rumah tangga. Sementara untuk bapak-bapak cukup beragam, mulai dari petani, pedagang dan buruh.

“Kendala utamanya adalah waktu belajar yang singkat dan kurangnya guru pendamping,” ungkap Suyitno yang juga ketua Forum TPA Condongcatur.

Tiga santri dewasa putra terbaik di kelasnya didampingi pengajarnya foto bersama usai menerima doorprize berlogo TPA Al Mujahidin Karangasem.

Doorprize Berlogo TPA

Guna menjaga semangat santri dewasa, dari lima kelas yang ada di TPA Al Mujahidin, kemudian dipilih juara 1, juara 2 dan juara 3 berdasarkan capaian pembelajaran, kedisiplinan serta keaktifan selama mengikuti kegiatan mengaji.

“Kali ini ada 15 santri dewasa yang mendapatkan doorprize menarik berlogo TPA sebagai simbol kebanggaan dan motivasi untuk terus meningkatkan semangat belajar Al-Quran,” ujar Suyitno.

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memberikan penghargaan, tetapi juga menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan TPA.

“Alhamdulillah, semangat belajar para santri dewasa luar biasa. Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus istiqamah dalam menuntut ilmu, khususnya belajar Al-Quran,” ujarnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Puluhan santri TPA Al Mujahidin kelompok remaja tampak konsentrasi mengikuti proses belajar menggunakan meja lipat.

Fasilitas Meja Portable untuk Santri Remaja

Sejak bulan Ramadan 1447 H, suasana belajar TPA di klaster remaja sedikit berbeda dengan Ramadan sebelumnya.

Melalui Program TPA Berdikari, TPA Al Mujahidin kini memiliki 10 unit meja lipat untuk santri remaja. Meski secara resmi baru digunakan mulai Ahad (22/2/2026) namun manfaatnya mulai dirasakan.

“Untuk pembelian 10 unit meja lipat, dananya berasal dari para donatur,” kata Suyitno.

Menurutnya, suasana belajar tampak lebih tertib, nyaman dan kondusif. Para santri dapat mengikuti pembelajaran Al Quran dengan posisi duduk yang lebih ergonomis dan fokus yang lebih baik.

“Santri TQA, khususnya remaja menjadi lebih nyaman dan semangat dalam belajar,” ujar Suyitno.

Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut bukan hanya bantuan fisik semata, tetapi juga menjadi motivasi moral bagi pengelola dan para santri untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Program TPA Berdikari sendiri merupakan ikhtiar lembaga dalam membangun kemandirian secara bertahap, baik dari sisi manajemen, pembinaan santri, maupun penguatan fasilitas. Dengan adanya meja belajar baru ini, diharapkan proses pembelajaran Al-Quran semakin efektif dan mampu mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.

Ke depan, TPA Al Mujahidin Karangasem berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam mendukung pendidikan keagamaan, karena setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Direktur TPA Al Mujaidin Karangasem (paling kanan) foto berdama usai menyerahkan beasiswa.

Tiga Santri Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan SPP 5 Bulan

Program TPA Peduli Pendidikan kembali diwujudkan oleh TPA Al Mujahidin Karangasem sebagai bentuk kepedulian terhadap santri yatim dan dhuafa. Pada momentum kegiatan nonton bareng Spesial Ramadan 1447 H, bantuan donasi disalurkan kepada tiga orang santri yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan berupa pembayaran SPP selama lima bulan, masing-masing sebesar Rp200.000 per santri. Total donasi yang terkumpul dan disalurkan pada tahap ini sebesar Rp600.000.

Penyaluran dilakukan secara sederhana namun penuh makna, di sela-sela kegiatan kebersamaan nonton bareng, Sabtu (21/2/2026). Suasana haru dan bahagia tampak menyertai para santri yang menerima bantuan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur atas kebaikan dan kepeduliannya. Donasi yang terkumpul sebesar Rp600.000 telah kami salurkan kepada tiga santri yatim dan dhuafa untuk SPP selama lima bulan. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan,” ungkap Suyitno.

Ia menambahkan bahwa saat ini TPA Al Mujahidin Karangasem memiliki lima santri yang ditargetkan mendapatkan bantuan melalui program TPA Peduli Pendidikan. Oleh karena itu, pengelola masih membuka kesempatan bagi para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam membantu dua santri lainnya.

Program TPA Peduli Pendidikan menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan tidak ada santri yang terhambat belajar Al-Quran karena kendala biaya. Dengan semangat kebersamaan di bulan suci, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan menguatkan pendidikan generasi Qurani.

Melalui program TPA Peduli Pendidikan, TPA Al Mujahidin Karangasem menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan Al-Quran yang inklusif, penuh kepedulian dan memberi kesempatan yang sama bagi setiap santri untuk belajar serta meraih masa depan yang lebih baik. (*)

Editor : Mukhlisin Mustofa/Red