Kulon Progo, Voicejogka.com – Raut haru dan bangga memenuhi momen kelulusan di SMK Negeri 2 Pengasih, Kulon Progo. Di tengah tantangan dunia kerja yang terus berubah, ratusan siswa dilepas bukan hanya dengan keterampilan teknis, tetapi juga semangat menciptakan masa depan sendiri.
Sebanyak 609 siswa resmi diluluskan dari SMKN 2 Pengasih. Sekolah menegaskan pentingnya membangun generasi yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap era digital, sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Menyiapkan Lulusan yang Tidak Bergantung pada Lowongan
Kepala SMK Negeri 2 Pengasih, Sumarno, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa lulusan sekolah vokasi hari ini dituntut tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha secara mandiri.
Menurutnya, jiwa wirausaha menjadi bekal penting agar siswa tidak hanya bergantung pada penerimaan kerja di perusahaan atau industri.
“Harapannya siswa lulusan SMK Negeri Dua Pengasih ini mempunyai jiwa wirausaha dan tidak hanya mengandalkan diterima di tempat kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” ujarnya.
Dengan sembilan konsentrasi jurusan teknik yang dimiliki, SMKN 2 Pengasih ingin memastikan para lulusannya mampu menjawab kebutuhan dunia kerja modern yang semakin berbasis teknologi dan digitalisasi.

Pendidikan Lingkungan Jadi Perhatian
Selain kompetensi kerja, sekolah juga menekankan pentingnya wawasan lingkungan kepada seluruh lulusan. Isu perubahan iklim dinilai menjadi tantangan global yang harus dipahami generasi muda sejak dini.
Karena itu, pendidikan karakter di SMKN 2 Pengasih tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Lingkungan menjadi catatan penting dunia tentang perubahan iklim. Ini juga menjadi tantangan sekolah untuk mendidik siswa agar tetap berwawasan lingkungan,” kata Sumarno.
Ia menambahkan, lulusan SMKN 2 Pengasih diharapkan mampu bersaing di era global yang kini bergerak cepat menuju sistem kerja digital dan otomatisasi.

Kreativitas Seni Warnai Momen Kelulusan
Suasana pelepasan siswa juga diwarnai penampilan seni dan budaya dari siswa kelas 10 dan 11. Pentas tari dan penampilan band siswa menghadirkan suasana hangat sekaligus menjadi ruang kreativitas bagi peserta didik.
Di tengah atmosfer penuh kebanggaan, acara berlangsung lancar dan menjadi momen penting bagi para siswa untuk menapaki fase baru kehidupan mereka.
Ketua panitia seksi acara, Ali Subhan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kelulusan.
“Alhamdulillah acara hari ini sukses dan berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Penutup
Kelulusan bukan sekadar akhir masa sekolah, melainkan titik awal perjalanan baru bagi ratusan siswa SMKN 2 Pengasih. Di tengah perubahan dunia kerja dan tantangan lingkungan global, Kulon Progo membutuhkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga tangguh, kreatif, dan mampu menciptakan peluang bagi sekitarnya.(Oi)














