SLEMAN, voicejogja.com – Sebanyak 22 lansia siswa Aisyiyah Senior School Tingkat II Angkatan ke-3 resmi di wisuda. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi penguatan program lansia berdaya di wilayah Condongcatur. Wisuda bertempat di Gedung Day Care Lansia ‘Aisyiyah, Condongcatur Depok Sleman, Sabtu (31/1/2026).
Acara diawali dengan laporan dari Kepala ‘Aisyiyah Senior School, Hj. Machsunah. Yang kemudian disambung dengan pesan menyentuh dari Dewan Pembina, Prof Chairil Anwar. Ia mengingatkan pentingnya menjaga aktivitas intelektual di usia senja.
“Menjaga aktivitas intelektual di usia senja sangat penting untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kualitas hidup. Belajar hal baru bisa membantu meningkatkan memori, konsentrasi, dan kemampuan berpikir kritis,” kata Chairil Anwar.
“Bersosialisasi juga bisa jadi cara yang bagus untuk tetap terhubung dengan orang lain dan merasa lebih percaya diri. Selain itu belajar hal baru di usia senja juga bisa membantu mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan dementia. Aktivitas intelektual seperti membaca, menulis, atau belajar bahasa baru bisa menjaga otak tetap aktif dan sehat,” sambungnya.

Dukungan nyata juga datang dari Pemerintah Kalurahan Condongcatur. Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, yang turut hadir menghadiri acara menegaskan pihak Pemerintah Kalurahan Condongcatur memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap eksistensi ‘Aisyiyah Senior School. Kehadiran sekolah ini dinilai sangat strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga senior.
“Pemerintah Kalurahan Condongcatur berkomitmen mendukung agar kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dengan baik dan semakin maju. Kami berharap sekolah ini menjadi motivasi bagi seluruh warga, bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Pemerintah akan terus bersinergi agar program-program pemberdayaan lansia seperti ini mendapatkan ruang dan fasilitas yang layak,” tegasnya
Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Suyadi mengapresiasi kiprah Aisyiyah Senior School (ASS). Ia berharap ASS lebih luas menjangkau lansia dari komunitas lain sehingga para lansia di Condongcatur semakin berdaya.
Kemeriahan acara ditutup dengan pertunjukan angklung yang apik oleh para wisudawati. Melodi yang dimainkan secara harmonis oleh 22 lansia tersebut menjadi simbol kekompakan dan semangat pantang menyerah yang ingin terus ditularkan kepada generasi muda di Condongcatur. (Wasana)
Exitor : Mukhlisin Mustofa/Red














